Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Bahasa Indonesia’ Category

Dua minggu yang lalu adalah 81 tahun Sumpah Pemuda [dan Pemudi]. Saat itu, mereka mengucapkan janji setia terhadap negeri ini. Ikrar bahwa bangsa ini harus bersatu. Ikrar bahwa walau perbedaan itu ada, dua persamaan tetap ada. Satu tanah air dan satu bangsa. Selanjutnya, diwujudkan dengan memiliki bahasa persatuan.
Tujuh belas tahun setelahnya, Indonesia berhasil memproklamasikan kemerdekaannya. [...]

Read Full Post »

Untuk ke-sekian kalinya, Indonesia menangis.
Setidaknya, 1,100 rakyat negeri ini meninggal dunia secara tragis. Belum lagi mereka yang masih tidak ditemukan, tertimbun di reruntuhan bangunan. Tidak terhitung berapa banyak kerugian yang dialami…
Dapat dibayangkan, betapa banyak yang berduka karenanya. Dengan adanya 1,100 yang meninggal dunia, setidaknya ada 2,200 orang tua yang berduka, 4,400 kakek-nenek yang berduka. Belum [...]

Read Full Post »

Dalam satu bulan terakhir ini topik mengenai betapa masokis-nya orang-orang seperti saya muncul kembali. Konteks masokis disini adalah intelektual masokis. Apakah itu? Selengkapnya dapat dibaca di tulisan saya sebelumnya “intellectual-masochist”.
Sekilas kisahnya adalah, saya merasa telah menyusahkan diri sendiri. Menempuh pendidikan tingkat tinggi bukanlah suatu kewajiban bagi saya. Tidak pernah ada suatu kejadian yang mencetuskan bahwa [...]

Read Full Post »

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang
Idiom ini menunjukkan betapa setiap dari kita ingin untuk meninggalkan “jejak eksistensi”. Lingkupnya sangat luas, istilahnya pun beragam. Para pemimpin dunia berjuang untuk meninggalkan legacy, misalnya bagaimana para Bapak (dan Ibu) Bangsa ini berhasil membangun sebuah negara berpenduduk ratusan juta dengan berbagai perbedaan yang ada. Atau manusia sebagai [...]

Read Full Post »

Baru saja saya menuntaskan “Mala”, buku kedua Tetralogi Dangdut karya Putu Wijaya. Awalnya saya hanya penasaran seperti apa karya beliau. Waktu itu memang sedang kambuh, ingin tahu karakter para sastrawan/wati Indonesia. Tidak, tidak untuk kepentingan apa pun selain egoisme. Ternyata saya “ketagihan”, jadilah menanti dengan tidak sabar terusannya.
Saya sudah membuat komentar mengenai buku ini di [...]

Read Full Post »

Older Posts »